Di Depan RS Mata JEC, Ada Tukang Siomay yang Dikenal Warga
Setiap pagi menjelang jam enam, sebuah gerobak biru bertuliskan "Siomay Kota Telaga" terparkir di titik yang sama, persis di depan gerbang RS Mata JEC, Tanjung Priok. Pemiliknya, yang akrab disapa Bang Ujang, sudah bertahun-tahun berjualan di lokasi itu.
Bagi banyak orang yang datang ke rumah sakit ini, suasana hati mereka jarang sedang ringan. Ada yang baru selesai menjalani operasi mata, berjalan pelan dituntun keluarganya. Ada pula yang masih menunggu giliran periksa, duduk berjam-jam di kursi tunggu sambil sesekali melirik jam, berharap nomor antrian segera dipanggil.
Di tengah suasana seperti itu, Bang Ujang jadi salah satu sosok yang cukup dikenal warga sekitar — bukan cuma karena siomaynya, tapi karena satu kejadian yang masih diingat beberapa orang. Suatu waktu, ada seorang ibu yang sedang berjuang membawa anaknya berobat, sempat diganggu preman di sekitar area rumah sakit. Bang Ujang, yang kebetulan sedang berjualan di dekat situ, ikut turun tangan menenangkan situasi sampai ibu tersebut bisa masuk dengan aman.
Kejadian itu tidak besar, tidak jadi berita. Tapi cukup untuk membuat sebagian warga sekitar melihat gerobak biru itu bukan sekadar tempat jajan — melainkan salah satu titik yang terasa familiar dan sedikit lebih aman di tengah keramaian rumah sakit.
Sampai sekarang, Bang Ujang tetap berjualan di titik yang sama. Bagi keluarga pasien yang menunggu berjam-jam dan akhirnya lapar, gerobaknya sering jadi pilihan yang paling masuk akal — dekat, tanpa perlu meninggalkan area tunggu terlalu jauh.